Perluas Akses Beasiswa, STAI Nusantara Jalin Kerja Sama dengan DPC Partai Demokrat Pidie

- Jurnalis

Selasa, 3 Juni 2025 - 15:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITANANGGROE.com | Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nusantara Banda Aceh terus menunjukkan dedikasi dan langkah konkret dalam meningkatkan mutu dan aksesibilitas pendidikan tinggi di Provinsi Aceh, khususnya di bidang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Salah satu inisiatif terbarunya adalah menjalin kerja sama strategis dengan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Pidie, dalam rangka memperluas jangkauan beasiswa bagi calon mahasiswa dari wilayah tersebut.

Kegiatan silaturahmi yang berlangsung Senin, (2/6/2025) menghadirkan perwakilan dari STAI Nusantara, pengurus DPC Partai Demokrat Pidie, serta para orang tua dan wali calon penerima beasiswa. Acara ini tidak hanya menjadi ajang sosialisasi program beasiswa, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan STAI Nusantara sebagai kampus Islam yang mengintegrasikan sistem akademik modern dengan nilai-nilai tradisi pesantren (dayah).

Dalam sambutannya, Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Pidie, Teuku Syahwal, menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada STAI Nusantara dan Yayasan Rumoh Bina Aneuk Nanggroe atas kepedulian mereka terhadap pendidikan masyarakat Pidie. Menurutnya, masih banyak tenaga pendidik PAUD di daerahnya yang tidak memiliki latar belakang pendidikan yang linear dengan profesinya. Hal ini menjadi salah satu hambatan utama dalam peningkatan mutu pembelajaran dan pengelolaan administrasi di lembaga PAUD.

“Kami menemukan bahwa banyak guru PAUD yang belum memiliki latar belakang akademik yang sesuai. Ini menjadi tantangan serius dalam menciptakan kualitas pendidikan yang optimal. Melalui kerja sama ini, kami berharap akan muncul sumber daya manusia (SDM) yang profesional, berkompeten, dan siap berkontribusi secara nyata di dunia pendidikan anak usia dini,” ungkap Teuku Syahwal.

Baca Juga :  Aceh Masuk Tiga Besar Finalis Pesantren Award 2025 Kategori Kepala Daerah

Pada kesempatan yang sama Ketua Yayasan STAI Nusantara Banda Aceh Dr. Tgk Jamaluddin Thaib, MA menegaskan bahwa pihaknya membuka pintu selebar-lebarnya bagi calon mahasiswa dari Kabupaten Pidie dan sekitarnya untuk bergabung dalam tahun akademik 2025/2026. Ia menyebutkan bahwa STAI Nusantara menyediakan berbagai jenis beasiswa, antara lain Beasiswa KIP Kuliah dari pemerintah pusat, beasiswa dari Pemerintah Aceh, serta beasiswa internal dari yayasan.

“Kami ingin memberikan akses pendidikan tinggi yang inklusif, terutama bagi mereka yang memiliki minat dan potensi di bidang Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD). Pendaftaran bisa dilakukan secara daring maupun langsung di kampus. Selain itu, kami juga telah melakukan sosialisasi melalui berbagai media termasuk baliho di beberapa titik strategis di Kabupaten Pidie,” terang Dr. Dicky.

Ia juga menambahkan bahwa STAI Nusantara berkomitmen mencetak lulusan yang tidak hanya unggul dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter religius dan wawasan kebangsaan yang kuat. Menurutnya, kualitas pendidikan anak usia dini sangat bergantung pada kualitas tenaga pendidik yang membimbing mereka sejak awal masa perkembangan.

Baca Juga :  Rawat Perdamaian, Yusuf Kalla Minta Masyarakat Aceh Isi dengan Pembangunan

“Kami percaya bahwa mendidik anak usia dini bukan hanya soal mengajarkan pengetahuan dasar, tetapi juga membentuk karakter dan akhlak mulia. Tenaga pendidik yang profesional dan berakhlak akan menjadi pondasi kuat bagi generasi masa depan yang tangguh dan berintegritas,” tambahnya.

Sebagai lembaga pendidikan tinggi yang berada di bawah naungan Yayasan Rumoh Bina Aneuk Nanggroe, STAI Nusantara Banda Aceh terus mengembangkan diri untuk menjadi pusat keunggulan dalam pendidikan Islam. Kampus yang berlokasi di Gampong Tibang, Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh ini memiliki tiga program studi unggulan, yakni Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD), Pendidikan Agama Islam (PAI), dan Ekonomi Syariah (ES).

Kerja sama dengan DPC Partai Demokrat Pidie ini menjadi salah satu langkah nyata dalam menjawab tantangan pendidikan di daerah serta memperluas akses bagi calon mahasiswa yang selama ini terkendala oleh faktor ekonomi. Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan elemen politik yang peduli pada pengembangan SDM, diharapkan akan tercipta perubahan positif dan berkelanjutan di dunia pendidikan Aceh.

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui informasi lebih lanjut mengenai program studi dan beasiswa yang tersedia di STAI Nusantara Banda Aceh, dapat langsung mengunjungi situs resmi kampus di stainusantara.ac.id atau mendatangi kampus secara langsung.(*)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh Pastikan Penyaluran Anggaran Penanganan Bencana Sesuai Aturan
Bahas Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Wagub Aceh Hadiri Rakor Kemendagri
Satu Tahun Kepemimpinan Mualem–Dek Fadh, Aceh Masuk Delapan Besar Nasional Kinerja Pelayanan Publik
Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Gubernur Aceh Terima Bantuan Kemanusiaan dari PMI Nasional
Wagub Fadhlullah Dampingi Mendagri Tinjau Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang dan Bener Meriah
Percepat Pemulihan Pascabencana, Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dikembalikan
Jadup Korban Banjir Aceh Rp450 Ribu per Jiwa, Pengungsi Non-Huntara Rp600 Ribu per KK
Pasca Pemulihan Bencana, Wagub Aceh Minta Kemendagri Segera Salurkan Jadup bagi Warga Terdampak
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:48 WIB

Pemerintah Aceh Pastikan Penyaluran Anggaran Penanganan Bencana Sesuai Aturan

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:09 WIB

Bahas Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Wagub Aceh Hadiri Rakor Kemendagri

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:36 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Mualem–Dek Fadh, Aceh Masuk Delapan Besar Nasional Kinerja Pelayanan Publik

Senin, 12 Januari 2026 - 22:43 WIB

Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Gubernur Aceh Terima Bantuan Kemanusiaan dari PMI Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:53 WIB

Percepat Pemulihan Pascabencana, Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dikembalikan

Berita Terbaru