Banjir Meluas, Gubernur Muzakir Manaf Tetapkan Aceh Darurat Bencana

- Jurnalis

Kamis, 27 November 2025 - 17:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di dampingi forkopimda Aceh menyampaikan Pendapat Status Bencana Aceh, di ruang serba Guna DPR Aceh, Kamis, (27/11/2025). Foto: Humas Aceh

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf di dampingi forkopimda Aceh menyampaikan Pendapat Status Bencana Aceh, di ruang serba Guna DPR Aceh, Kamis, (27/11/2025). Foto: Humas Aceh

BERITANANGGROE.com | Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem) resmi menetapkan status darurat bencana hidrometeorologi 2025 setelah banjir dan longsor besar melanda hampir seluruh wilayah Aceh dalam sepekan terakhir.

Pengumuman tersebut disampaikan dalam rapat paripurna pengesahan Rancangan Qanun APBA 2026 di Kantor DPRA, Kamis (27/11/2025).

Status darurat diberlakukan selama 14 hari, mulai 28 November hingga 11 Desember 2025, untuk mempercepat penanganan bencana yang terus memburuk.

Mualem menyebut pemerintah telah menyalurkan bantuan darurat ke sejumlah kabupaten/kota, namun situasi di lapangan semakin kompleks.

Baca Juga :  Golkar Banda Aceh Gelar Pasar Murah, Sediakan 2.000 Paket Sembako

“Dalam beberapa hari ini pemerintah telah menyalurkan bantuan darurat,” ujarnya.

Dalam sesi wawancara bersama wartawan, ia mengatakan sejumlah akses transportasi lumpuh, termasuk putusnya jembatan pada jalur nasional Banda Aceh–Medan, sehingga menghambat distribusi bantuan dan mobilisasi petugas.

Untuk mempercepat koordinasi, Mualem meminta Kapolda Aceh menyediakan helikopter guna peninjauan ke wilayah-wilayah yang terisolasi akibat banjir.

Baca Juga :  Tidak ada Nakes Saat Evakuasi Balita Korban Banjir dan Longsor di Aceh

Sepekan terakhir, hujan deras mengguyur berbagai kawasan di Aceh dan memicu banjir serta longsor di pesisir pantai timur dan utara, hingga dataran tinggi Gayo. Ribuan warga terdampak, puluhan desa terisolasi, dan sejumlah infrastruktur vital dilaporkan rusak.

Penetapan status darurat diharapkan dapat mempercepat mobilisasi logistik, evakuasi, serta dukungan lintas lembaga dalam penanganan bencana yang terus meluas di berbagai daerah Aceh.(**)

Berita Terkait

Pemulihan Pascabanjir dan Longsor, Wagub Aceh Tekankan Pemerataan Huntara
Cuaca Ekstrem Berlanjut, Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat
Peduli Bencana, ASN DKP Aceh Bersihkan Sekolah Pascabanjir di Idi Aceh Timur
Jembatan Bailey Kuta Blang Rampung, Jalur Banda Aceh–Medan Kembali Dibuka
Tinjau Lokasi Banjir Jalur Darurat, Rakit yang Ditumpangi Wagub Aceh Terbalik
Melalui Jalur Darat Ketua PD PIRA Aceh Antar Langsung Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor
Buka Akses Transfortasi, Jembatan Bailey Penghubung Bireuen–Tamiang Ditargetkan Rampung Tiga Hari ke Depan
Tidak ada Nakes Saat Evakuasi Balita Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:19 WIB

Pemulihan Pascabanjir dan Longsor, Wagub Aceh Tekankan Pemerataan Huntara

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:09 WIB

Cuaca Ekstrem Berlanjut, Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat

Senin, 29 Desember 2025 - 20:57 WIB

Peduli Bencana, ASN DKP Aceh Bersihkan Sekolah Pascabanjir di Idi Aceh Timur

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:05 WIB

Jembatan Bailey Kuta Blang Rampung, Jalur Banda Aceh–Medan Kembali Dibuka

Minggu, 21 Desember 2025 - 23:59 WIB

Tinjau Lokasi Banjir Jalur Darurat, Rakit yang Ditumpangi Wagub Aceh Terbalik

Berita Terbaru