Anak – Anak Pengungsi Korban Banjir Longsor Aceh “Sekolah Kami Hancur , Kami Ingin Sekolah Lagi,”

- Jurnalis

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Berita Nanggroe . Pidie Jaya – Nama ku Ervanda Ini perjalananku selanjutnya setelah keluar dari Bireun menuju ke Kabupaten Pidie Jaya tepatnya di Gampong Geunting Meureudu  dimana di daerah tersebut merupakan daerah berdampak banjir dan longsor yang parah.

Dalam perjalananku sebagai relawan yang mendistribusikan logistik untuk pengungsi disana terlihat dengan jelas kondisi yang sangat memprihatikan tanah lumpur yang masih berserakan , rumah yang tidak berbekas dan kayu berserakan.

Sesampai disana tepatnya di posko pengungsi sorak sorai warga pengungsi menyentuh hati rombongan kami disambut seperti pahlawan yang baru saja berperang di Medan perang ‘ Alhamdulilah bantuan datang  ,” kata kata itu keluar dari warga disekitar.

Baca Juga :  Sekda Aceh Tegaskan Peran Media dalam Membangun Kepercayaan Publik

Sampai di posko didampingi  Keuchik setempat warga beramai ramai menurukan logistik yang kami bawa , di lokasi  pengungsi itu tampak puluhan anak – anak dan balita.

Merasa penasaran aku menghampiri mereka dan berdialog dengan anak anak yang polos itu ” Apa kabar sehat? ,*Alhamdulilah Sehat ” kata mereka dengan kompaknya.

Lalu aku coba bermain dengan mereka dan mengobrol panjang lebar ap yang ada di pikiran anak anak penerus bangsa ini dalam percakapan ku mereka mengharapkan Presiden dan Wakil Presiden untuk datang melihat mereka.

” Pak Prabowo dan pak Gibran datang lah kemari liat kami ” ujar mereka dengan penuh harap.

Mereka juga mengharapkan agar pemerintah membangun kembali sekolah – sekolah yang sudah hancur di Landa banjir dan longsor ” Kami ingin sekolah lagi tapi sekolah kami hancur ,” ungkap mereka.

Baca Juga :  Wagub, Pangdam IM dan Kapolda Hadiri Sarasehan Kebangsaan di Gedung MPR

“Pak presiden bangun sekolah kami lagi ya? kami ingin pintar kalau kami enggak sekolah kami jadi bodoh,” ujar mereka.

Anak anak pengungsi tersebut juga mengharapkan agar rumah rumah yang hancur segera dibangun kembali ” Kami tidak punya rumah lagi , tolong dibuat rumah lagi ya buat kami,” tutup mereka.

Mereka anak anak pengungsi korban banjir dan longsor Aceh sangat berharap dan harapan mereka mewakili dari anak anak lainya korban banjir dan longsor Aceh.

Berita Terkait

Haul Sultan Iskandar Muda ke -389 Ada Doa Bersama untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh
Peringati 21 Tahun Tsunami, Pemerintah Aceh Gelar Doa Bersama untuk Korban Banjir dan Longsor
Salurkan Bantuan Di Pijay Nama Ketum PIRA di sebut – sebut “ibu Novita Wijayanti Terimakasih dan Kemarilah”
Hadapi Banjir dan Longsor Aceh Harus Kuat Mental
Buka Open Donasi Korban Banjir dan Longsor , Seniman Aceh Bergerak
Sambangi Posko Relawan Mualem – Dek Fadh , Walikota Illiza Tanya Ini 
Setelah untuk umum , Yayasan Azzahra Sehat Harmoni lirik Siswa dan Mahasiswa untuk Pelatihan Chef 
Merespons Minat Yang Sangat Tinggi , Yash Gelar Pelatihan Chef di Banda Aceh
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 27 Desember 2025 - 19:17 WIB

Haul Sultan Iskandar Muda ke -389 Ada Doa Bersama untuk Korban Banjir dan Longsor Aceh

Sabtu, 27 Desember 2025 - 12:59 WIB

Peringati 21 Tahun Tsunami, Pemerintah Aceh Gelar Doa Bersama untuk Korban Banjir dan Longsor

Sabtu, 20 Desember 2025 - 19:06 WIB

Anak – Anak Pengungsi Korban Banjir Longsor Aceh “Sekolah Kami Hancur , Kami Ingin Sekolah Lagi,”

Jumat, 19 Desember 2025 - 14:14 WIB

Salurkan Bantuan Di Pijay Nama Ketum PIRA di sebut – sebut “ibu Novita Wijayanti Terimakasih dan Kemarilah”

Senin, 15 Desember 2025 - 23:01 WIB

Hadapi Banjir dan Longsor Aceh Harus Kuat Mental

Berita Terbaru