Capai Kesepakatan, Gubernur Mualem dan DPRA Teken KUA-PPAS 2026

- Jurnalis

Jumat, 14 November 2025 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITANANGGROE.com| Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menandatangani Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Tahun 2026 dalam rapat paripurna di Gedung DPRA, Kamis (14/11)2025) siang

Penandatanganan dilakukan oleh Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf, bersama pimpinan DPRA. Gubernur yang akrab disapa Mualem hadir didampingi Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, selaku Ketua Tim Anggaran Pemerintah Aceh (TAPA).

Dokumen KUA-PPAS tersebut sebelumnya diserahkan Sekda Aceh dan jajaran TAPA kepada Ketua DPRA, Zulfadli, pada Rabu (12/11/2025). Setelah dibahas Badan Anggaran (Banggar) DPRA, dokumen kemudian dibawa ke paripurna untuk disetujui dan ditandatangani bersama.

Baca Juga :  Plt Sekda : Wujudkan Visi Misi Pemerintah, Sinkronisasi Kabupaten, Provinsi dan Nasional Jadi Kunci Utama

Gubernur Mualem menyatakan bahwa kesepakatan KUA-PPAS 2026 menjadi langkah strategis untuk memperkuat arah pembangunan Aceh pada tahun mendatang. Ia menegaskan komitmen pemerintah memaksimalkan penggunaan anggaran untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur, layanan dasar, serta penguatan ekonomi rakyat.

Gubernur juga mengungkapkan bahwa pada Kamis (13/11/2025), ia bertemu Presiden RI, Prabowo Subianto, di Hambalang. Dalam pertemuan tersebut, Gubernur menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan Aceh, termasuk percepatan proyek-proyek prioritas.

“Presiden memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pembangunan Aceh, seperti percepatan ruas jalan strategis, peningkatan konektivitas wilayah, serta peninjauan kembali beberapa kebutuhan daerah,” ujarnya.

Baca Juga :  Respon Usulan Gubernur Aceh, Pemerintah Pusat Turunkan Tim Ke Lokasi Terowongan Geurute  

Menurut Mualem, Presiden juga memberikan perhatian khusus pada proyek-proyek besar di Aceh seperti pembangunan Terowongan Geurute, sektor perikanan, dan pengembangan investasi. Dukungan tersebut dinilainya menjadi dorongan penting bagi percepatan pembangunan di Aceh.

“Presiden menyampaikan komitmen untuk terus mendukung Aceh. Kita harus memanfaatkan dukungan tersebut sebaik mungkin untuk kepentingan masyarakat,” kata Mualem.

Rapat paripurna penandatanganan KUA-PPAS 2026 turut dihadiri pimpinan dan anggota DPRA, para asisten Sekda, kepala SKPA, serta kepala biro di lingkungan Setda Aceh.(**)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh Pastikan Penyaluran Anggaran Penanganan Bencana Sesuai Aturan
Bahas Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Wagub Aceh Hadiri Rakor Kemendagri
Satu Tahun Kepemimpinan Mualem–Dek Fadh, Aceh Masuk Delapan Besar Nasional Kinerja Pelayanan Publik
Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Gubernur Aceh Terima Bantuan Kemanusiaan dari PMI Nasional
Wagub Fadhlullah Dampingi Mendagri Tinjau Penanganan Pascabencana di Aceh Tamiang dan Bener Meriah
Percepat Pemulihan Pascabencana, Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dikembalikan
Jadup Korban Banjir Aceh Rp450 Ribu per Jiwa, Pengungsi Non-Huntara Rp600 Ribu per KK
Pasca Pemulihan Bencana, Wagub Aceh Minta Kemendagri Segera Salurkan Jadup bagi Warga Terdampak
Berita ini 80 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Januari 2026 - 21:48 WIB

Pemerintah Aceh Pastikan Penyaluran Anggaran Penanganan Bencana Sesuai Aturan

Kamis, 15 Januari 2026 - 14:09 WIB

Bahas Pemulihan Pascabencana di Sumatera, Wagub Aceh Hadiri Rakor Kemendagri

Selasa, 13 Januari 2026 - 21:36 WIB

Satu Tahun Kepemimpinan Mualem–Dek Fadh, Aceh Masuk Delapan Besar Nasional Kinerja Pelayanan Publik

Senin, 12 Januari 2026 - 22:43 WIB

Dukung Pemulihan Pasca Bencana, Gubernur Aceh Terima Bantuan Kemanusiaan dari PMI Nasional

Sabtu, 10 Januari 2026 - 22:53 WIB

Percepat Pemulihan Pascabencana, Dana TKD Aceh Rp1,7 Triliun Dikembalikan

Berita Terbaru