Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idulfitri 1446 H, Senin 31 Maret 2025

- Jurnalis

Sabtu, 29 Maret 2025 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri agama Nasaruddin Umar mengumumkan keputusan Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, jatuh pada Senin 31 Maret 2025 dalam temu pers di Kantor Kemenag Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2025). Foto : Dwi/detik.com)

Menteri agama Nasaruddin Umar mengumumkan keputusan Pemerintah menetapkan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1446 H, jatuh pada Senin 31 Maret 2025 dalam temu pers di Kantor Kemenag Jakarta Pusat, Sabtu (29/3/2025). Foto : Dwi/detik.com)

Beritananggroe.com | Pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) resmi menetapkan Hari Raya Idulfitri 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar usai memimpin sidang isbat di Kantor Kemenag Jakarta Pusat, Sabtu (29/3)2025).

Dalam sidang isbat tersebut, pemantauan hilal dilakukan di berbagai titik di Indonesia bekerja sama dengan Pengadilan Agama, organisasi masyarakat Islam, serta sejumlah instansi terkait. Berdasarkan hasil hisab, posisi hilal masih berada di bawah ufuk, berkisar antara minus 3 derajat hingga minus 1 derajat.

Dengan demikian, kriteria visibilitas hilal yang ditetapkan oleh Menteri-menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS) belum terpenuhi. Sebagai informasi, kriteria MABIMS mengharuskan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Baca Juga :  Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

“Secara hisab, data hilal hari ini belum memenuhi kriteria MABIMS. Oleh karena itu, berdasarkan perhitungan dan hasil pengamatan, disepakati bahwa 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025,” ujar Menteri Nasaruddin.

Sidang isbat digelar dalam tiga tahap, dimulai dengan pemaparan data posisi hilal oleh Tim Falakiyah Kemenag, dilanjutkan dengan sesi tertutup yang dihadiri perwakilan Majelis Ulama Indonesia (MUI), Komisi VIII DPR, serta perwakilan ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah juga turut hadir perwakilan negara-negara Islam yang ada di Indonesia.

Baca Juga :  Perjuangkan Dana Otsus, Wagub Fadhlullah Bahas Bersama Forbes DPD/DPR-RI di Jakarta

Sebagai bentuk kesinambungan tradisi, Kemenag tetap mengombinasikan metode hisab dan rukyat dalam menentukan awal bulan hijriah. “Metode ini saling melengkapi, sehingga keputusan yang diambil berdasarkan pendekatan ilmiah dan syar’i,” tambah Nasaruddin.

Sementara itu, Muhammadiyah yang menggunakan kriteria Wujudul Hilal telah lebih dulu menetapkan 1 Syawal 1446 Hijriah jatuh pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini diumumkan oleh Sekretaris PP Muhammadiyah Sayuti dalam konferensi pers pada 12 Februari 2025 lalu.

Dengan demikian, umat Islam di Indonesia akan merayakan Idulfitri secara bersamaan pada tanggal yang sama yaitu Senin, 31 Maret 2025.(**)

Berita Terkait

Perjuangkan Dana Otsus, Wagub Fadhlullah Bahas Bersama Forbes DPD/DPR-RI di Jakarta
Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Maret 2025 - 13:05 WIB

Perjuangkan Dana Otsus, Wagub Fadhlullah Bahas Bersama Forbes DPD/DPR-RI di Jakarta

Kamis, 30 Maret 2023 - 19:21 WIB

Ramadan: A Month of Spiritual Reflection, Devotion, and Charity

Berita Terbaru

Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) daerah pemilihan Aceh H.Sudirman, S.Sos melakukan foto bersama dengan Pangdam IM Mayjend TNI Niko Fahrizal, M.Tr (Han) usai melakukan pertemuan terkait pencegahan Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Kodam IM Kamis (27/3/2025).

Berita

Cegah TPPO, Haji Uma Ajak Pangdam IM Edukasi Masyarakat

Senin, 31 Mar 2025 - 09:36 WIB