Tutup KKN UGM di Pulau Nasi, Gubernur Aceh Soroti Infrastruktur dan Akses Komunikasi

- Jurnalis

Selasa, 5 Agustus 2025 - 20:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf secara resmi menutup program KKN PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) di Pulau Nasi, Pulo Aceh yang digelar di Gampong Alue Riyeung, Pulau Nasi, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (5/8/2025).

Gubernur Aceh, Muzakir Manaf secara resmi menutup program KKN PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) di Pulau Nasi, Pulo Aceh yang digelar di Gampong Alue Riyeung, Pulau Nasi, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (5/8/2025).

BERITANANGGROE.com | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, secara resmi menutup program Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN PPM) Universitas Gadjah Mada (UGM) di Pulau Nasi, Kecamatan Pulo Aceh, Kabupaten Aceh Besar, Selasa (5/8/2025).

Penutupan berlangsung di Gampong Alue Riyeung, menandai berakhirnya masa pengabdian selama 50 hari oleh sekitar 30 mahasiswa UGM yang ditempatkan di sejumlah gampong di Pulau Nasi.

Dalam sambutannya, Mualem menyampaikan apresiasi kepada UGM dan mahasiswa yang telah berbaur dengan masyarakat dan menyumbangkan pengetahuan mereka dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan lokal.

“Kami berterima kasih kepada tim KKN UGM yang telah menebarkan ilmu dan nilai-nilai kebersamaan. Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat dan semoga semakin banyak dilakukan di pulau-pulau lain di Aceh,” ujar Mualem.

Ia juga menyoroti berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat Pulau Nasi, khususnya terkait infrastruktur dasar seperti jalan, irigasi, dan akses komunikasi.

Baca Juga :  Ngopi Pagi Bersama Bupati Tarmizi, Haji Uma Bahas Arah Pembangunan Aceh Barat

“Seperti yang disampaikan Pak Keuchik tadi, tentang kebutuhan jalan dan irigasi. Ini menjadi tugas kita bersama, baik pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat,” tambahnya.

Turut mendampingi Gubernur dalam kegiatan tersebut antara lain Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir (Kak Na), Plt Sekda Aceh M Nasir Syamaun, Ketua Forbes DPR/DPD RI asal Aceh TA Khalid, Bupati Aceh Besar Muharram Idris, serta sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Plt Sekda Aceh, yang juga Ketua KAGAMA Aceh, mengapresiasi kehadiran Gubernur dan menyebut KKN ini sebagai sarana strategis untuk penerapan ilmu mahasiswa di lapangan.

“Mahasiswa dari berbagai daerah belajar hidup dan mengabdi langsung kepada masyarakat. Ini pengalaman luar biasa bagi mereka,” ujar Nasir.

Sementara itu, Ketua Forum Keuchik se-Pulo Aceh, Azhari Abbas, menyampaikan harapan agar pemerintah memberikan perhatian serius terhadap kebutuhan infrastruktur dasar, termasuk pembangunan waduk, jalan, dermaga, dan jaringan telekomunikasi.

Baca Juga :  Buka Akses Tol untuk Jemaah Haji, Pemerintah Aceh Apresiasi PT Hutama Karya

“Dari lima desa di Pulau Nasi, empat belum memiliki akses komunikasi yang layak,” ungkap Keuchik Gampong Rabo itu.

Dalam kunjungannya, Gubernur bersama Ketua TP PKK Aceh juga menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada keuchik dari berbagai gampong di Pulau Nasi. Bantuan tersebut berasal dari sejumlah instansi, di antaranya:

Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh: peralatan olahraga,Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Aceh: 1.000 bibit mangrove untuk pelestarian pesisir, Dinas Sosial Aceh: bantuan sandang seperti mukena, sarung, selimut, dan paket family kit, masing-masing sebanyak 100 paket.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Pulo Aceh melalui kolaborasi pemerintah dan perguruan tinggi.(**)

Berita Terkait

Pemulihan Pascabanjir dan Longsor, Wagub Aceh Tekankan Pemerataan Huntara
Cuaca Ekstrem Berlanjut, Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat
Peduli Bencana, ASN DKP Aceh Bersihkan Sekolah Pascabanjir di Idi Aceh Timur
Jembatan Bailey Kuta Blang Rampung, Jalur Banda Aceh–Medan Kembali Dibuka
Tinjau Lokasi Banjir Jalur Darurat, Rakit yang Ditumpangi Wagub Aceh Terbalik
Melalui Jalur Darat Ketua PD PIRA Aceh Antar Langsung Bantuan Logistik Korban Banjir dan Longsor
Buka Akses Transfortasi, Jembatan Bailey Penghubung Bireuen–Tamiang Ditargetkan Rampung Tiga Hari ke Depan
Tidak ada Nakes Saat Evakuasi Balita Korban Banjir dan Longsor di Aceh
Berita ini 61 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 15:19 WIB

Pemulihan Pascabanjir dan Longsor, Wagub Aceh Tekankan Pemerataan Huntara

Kamis, 1 Januari 2026 - 10:09 WIB

Cuaca Ekstrem Berlanjut, Empat Kabupaten di Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat

Senin, 29 Desember 2025 - 20:57 WIB

Peduli Bencana, ASN DKP Aceh Bersihkan Sekolah Pascabanjir di Idi Aceh Timur

Sabtu, 27 Desember 2025 - 14:05 WIB

Jembatan Bailey Kuta Blang Rampung, Jalur Banda Aceh–Medan Kembali Dibuka

Minggu, 21 Desember 2025 - 23:59 WIB

Tinjau Lokasi Banjir Jalur Darurat, Rakit yang Ditumpangi Wagub Aceh Terbalik

Berita Terbaru