Muzakir Manaf Tegaskan JKA Tak Dihapus, Layanan Kesehatan Tetap Aman

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITANANGGROE.com | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, menyatakan penyesuaian program Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) merupakan langkah adaptif dan bukan bentuk penghapusan program. Pernyataan tersebut disampaikan melalui Juru Bicara Pemerintah Aceh, Nurlis Effendi, di Banda Aceh, Senin (20/4/2025).

Mualem menegaskan, JKA bukan sekadar program layanan kesehatan, tetapi bagian dari sejarah dan upaya mewujudkan keadilan sosial bagi masyarakat Aceh pascaperdamaian.

“Pemerintah Aceh tetap berpegang pada semangat dasar JKA sebagai wujud tanggung jawab terhadap kesejahteraan rakyat,” ujar Mualem.

Ia menjelaskan, penyesuaian program dilakukan untuk menyelaraskan JKA dengan sistem jaminan kesehatan nasional. Langkah ini bertujuan menghindari tumpang tindih pembiayaan sekaligus menjaga keberlanjutan fiskal daerah.

Baca Juga :  Dinilai Kelola Tata Keuangan Secara Baik, Aceh Kembali Raih WTP

“Ini bukan pengurangan komitmen, melainkan penataan ulang agar perlindungan sosial lebih tepat sasaran dan berkelanjutan,” katanya.

Selain itu, pemerintah memastikan kelompok masyarakat rentan tetap menjadi prioritas utama dalam memperoleh layanan kesehatan, baik melalui skema nasional maupun dukungan daerah.

Mualem juga mengakui adanya dinamika terkait akurasi data kesejahteraan di lapangan. Karena itu, Pemerintah Aceh akan melakukan evaluasi dan validasi data secara terbuka, partisipatif, dan akuntabel.

Baca Juga :  Tingkatkan Profesionalisme Pejabat, Pemerintah Aceh Gelar Uji Kompetensi

Di sisi lain, pemerintah berkomitmen menjaga transparansi dan akuntabilitas anggaran, termasuk dalam setiap penyesuaian dan realokasi yang dilakukan.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, juga membuka ruang dialog dengan berbagai pihak, seperti akademisi, legislatif, tokoh masyarakat, dan elemen sipil, guna memastikan kebijakan yang diambil sesuai dengan aspirasi publik.

Mualem mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga suasana kondusif serta mengedepankan solusi yang bijak.

“Semoga setiap langkah yang diambil membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat Aceh,” ujarnya.(**)

Berita Terkait

Pendapatan Aceh Tembus Rp10,7 Triliun, Gubernur Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBA 2025
Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026
Raih WTP Ke-11, BPK Ingatkan Pemerintah Aceh Tetap Waspada Potensi ‘Fraud’
Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh
Terima Audiensi MPU, Wagub Aceh Matangkan Penerapan Hukum Waris Khusus
Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh, ini Isu yang Dibahas
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA‎
Upaya Pemulihan Aceh Pasca Bencana, Wagub Fadhlullah Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR
Berita ini 70 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 12:57 WIB

Pendapatan Aceh Tembus Rp10,7 Triliun, Gubernur Sampaikan Laporan Pertanggungjawaban APBA 2025

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 16:22 WIB

Raih WTP Ke-11, BPK Ingatkan Pemerintah Aceh Tetap Waspada Potensi ‘Fraud’

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:03 WIB

Terima Audiensi MPU, Wagub Aceh Matangkan Penerapan Hukum Waris Khusus

Berita Terbaru