BERITANANGGROE.com | Sebanyak 10 siswa SMPN 4 Peunayong Banda Aceh dan 3 guru dilarikan ke Rumah Sakit Kesdam Iskandar Muda Banda Aceh, diduga usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) di sekolah, Kamis (29/10/2026) siang.
Informasi tersebut diungkap salah satu guru SMPN 4 Banda Aceh yang enggan disebutkan namanya. Ia mengatakan, seperti biasa para siswa menyantap MBG yang dibagikan di sekolah. Namun tak lama setelah itu, belasan siswa mengeluh mual-mual dan bibir membengkak.
“Ada 10 siswa dan 3 guru yang dibawa ke rumah sakit akibat gejala tadi itu,” katanya.
Pantauan media ini belasan pasien tersebut langsung mendapat penanganan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS Kesdam Banda Aceh.
Dokter jaga IGD RS Kesdam, dr. Armahamsyi, mengatakan kondisi pasien saat tiba tidak menunjukkan tanda-tanda gawat darurat. Gejala yang dialami hanya mual-mual dan sedikit pembengkakan di area mulut.
“Saat pasien kami terima, kita lakukan observasi dulu mana yang bisa rawat inap dan mana yang rawat jalan. Gejala pasien masih dalam gejala ringan,” ujar dr. Armahamsyi.
Pihak rumah sakit tetap melakukan observasi selama 1×24 jam untuk mengantisipasi kemungkinan gejala darurat lanjutan.
“Akan tetapi kita tetap melakukan observasi satu kali 24 jam, apabila ada tanda-tanda emergency akan kita tangani lebih lanjut,” tegasnya.
Ia menambahkan, penanganan awal di IGD sudah dilakukan dengan pemberian oksigen, obat-obatan, dan tindakan medis lainnya.
Dari 13 pasien yang datang, sebanyak 5 siswa harus menjalani rawat inap, sementara 5 siswa lainnya dan 3 guru menjalani rawat jalan.
Hingga kini, pihak RS Kesdam belum bisa memastikan apakah gejala tersebut murni akibat keracunan MBG atau faktor lain.
“Belum bisa saya pastikan itu, pasien karena keracunan atau karena yang lain,” tutup dr. Armahamsyi.
Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah maupun penyedia MBG belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan keracunan tersebut.












