BERITANANGGROE.com | Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri peresmian pesawat simulasi dan Gedung A2 Grand Misfalah di Asrama Haji Kelas I Aceh, Ahad, (15/2/2026). Fasilitas yang dibangun melalui skema SBSN 2025 tersebut diresmikan oleh Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, bersama Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan.
Fadhlullah menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah pusat dan maskapai dalam meningkatkan layanan haji di Aceh. Ia menilai pesawat simulasi yang menggunakan badan pesawat asli itu menjadi wahana manasik pertama di Indonesia, sehingga dapat membantu calon jamaah memahami prosedur penerbangan dan keselamatan secara lebih nyata.
Selain itu, Gedung A2 Grand Misfalah diharapkan memperkuat kapasitas dan kenyamanan pemondokan jamaah sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.
Dalam kesempatan tersebut, Fadhlullah juga menyinggung sejarah kontribusi Aceh terhadap Republik Indonesia, termasuk penggalangan dana pembelian pesawat Seulawah RI 001 yang menjadi cikal bakal Garuda Indonesia.
Ia turut menyoroti tingginya harga tiket penerbangan rute Aceh–Jakarta dan berharap adanya penyesuaian tarif, termasuk pembukaan kembali rute Banda Aceh–Medan serta penerbangan langsung umrah dari Aceh ke Arab Saudi.
Fadhlullah juga mendorong dibukanya penerbangan reguler langsung bagi jamaah umrah rute Aceh–Arab Saudi, mengingat jumlah jamaah umrah asal Aceh mencapai lebih dari 30 ribu orang setiap tahunnya.
“Di bawah kepemimpinan Bapak Dirut Garuda, kami berharap dapat dilakukan penyesuaian sehingga harga tiket dan hal terkait lainnya yang selama ini memberatkan dapat teratasi,” kata Wagub.
Sementara itu, Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menyatakan pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen meningkatkan pelayanan di berbagai sektor di Aceh, termasuk pelayanan haji, umrah, serta transportasi udara.(**)









