Bangun Infrastruktur Pendidikan Islam, Pemerintah Aceh Teken Perjanjian Swakelola dengan 102 Dayah

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dayah Aceh, Lian Sofyan P, S.H., mengabadikan foto bersama dengan pimpinan dayah dari 22 kabupaten/kota usai penandatanganan Surat Perjanjian Swakelola Pembangunan dan Pengembangan Prasarana Dayah Tahun Anggaran 2026, Kamis (9/7/2026) di Asrama Haji Banda Aceh.

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., didampingi Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dayah Aceh, Lian Sofyan P, S.H., mengabadikan foto bersama dengan pimpinan dayah dari 22 kabupaten/kota usai penandatanganan Surat Perjanjian Swakelola Pembangunan dan Pengembangan Prasarana Dayah Tahun Anggaran 2026, Kamis (9/7/2026) di Asrama Haji Banda Aceh.

BERITANANGGROE.com | Pemerintah Aceh mulai melaksanakan program pembangunan dan pengembangan prasarana bagi 102 dayah yang tersebar di 22 kabupaten/kota melalui mekanisme swakelola pada Tahun Anggaran 2026.

Pelaksanaan program tersebut ditandai dengan penandatanganan surat perjanjian swakelola yang dibuka secara resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Abi Muhsin, S.Pd.I., M.Pd.I., pada Kamis (9/7/2026) di Asrama Haji Banda Aceh.

Kegiatan itu dihadiri pimpinan dayah dari berbagai daerah, perwakilan Kejaksaan Tinggi Aceh, Inspektorat Aceh, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pendidikan Dayah Aceh, serta jajaran pejabat di lingkungan Dinas Pendidikan Dayah Aceh.

Dalam sambutannya, Abi Muhsin mengatakan mekanisme swakelola merupakan bentuk kepercayaan Pemerintah Aceh kepada pimpinan dayah untuk melaksanakan pembangunan dan pengembangan fasilitas pendidikan di lembaga masing-masing tanpa melalui proses tender atau pihak ketiga.

Baca Juga :  Hadapi Ekonomi Moderen, Disdik Dayah Aceh Siapkan 4 Program Prioritas bagi Santri

Menurutnya, kebijakan tersebut diharapkan mampu menghasilkan pembangunan yang lebih efektif, tepat sasaran, serta sesuai dengan kebutuhan masing-masing dayah.

“Kepercayaan yang diberikan Pemerintah Aceh ini harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Seluruh pembangunan harus dilaksanakan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan agar hasilnya benar-benar bermanfaat bagi kemajuan pendidikan dayah,” kata Abi Muhsin.

Ia menegaskan seluruh proses pembangunan akan berada di bawah pengawasan pemerintah. Apabila dalam pemeriksaan ditemukan penyimpangan atau pekerjaan yang tidak sesuai dengan spesifikasi teknis, tanggung jawab sepenuhnya berada pada pihak dayah sebagai pelaksana swakelola.

Baca Juga :  Wagub Aceh Terima Kunjungan DPSMAI Bahas Peluang Investasi Malaysia di Aceh

Penandatanganan perjanjian tersebut menandai dimulainya pembangunan prasarana dayah di seluruh Aceh. Pemerintah Aceh berharap peningkatan kualitas infrastruktur dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih representatif dan nyaman sehingga mendukung peningkatan mutu pendidikan santri.

Abi Muhsin berharap program tersebut menjadi salah satu upaya memperkuat peran dayah sebagai pusat pendidikan Islam dan pembinaan akhlak di Aceh.

“Dengan fasilitas yang semakin baik dan berkualitas, kami yakin kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan dayah akan terus meningkat. Ini merupakan investasi jangka panjang Pemerintah Aceh untuk memperkuat pendidikan Islam sekaligus membangun generasi masa depan yang unggul,” demikian Abi Muhsin.(**)

Berita Terkait

Salurkan Bantuan ke Dayah Rahmatul Huda, Ini Harapan Plt Kadis Pendidikan Dayah Aceh
Sambut Kunjungan Aceh Hijau, DPDA Dukung Peluncuran Program Pemulihan Pascabencana
Hadapi Ekonomi Moderen, Disdik Dayah Aceh Siapkan 4 Program Prioritas bagi Santri
Peringatan Gema Muharram: Muhsin Motivasi Santri Aceh Jadi Generasi Unggul Berakhlak
Jadikan Aplikasi Alat Ukur Pengabdian, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK
Terima Audiensi Banleg DPRK Pijay, Dinas Dayah Aceh Beri Masukan Strategis untuk Qanun Dayah Pidie Jaya
Wagub Fadhlullah Buka Diklat PPIH Kloter Embarkasi Aceh Tahun 1447 H/2026 M
Gubernur Mualem Tunjuk Muhsin sebagai PLH Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh
Berita ini 22 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:05 WIB

Bangun Infrastruktur Pendidikan Islam, Pemerintah Aceh Teken Perjanjian Swakelola dengan 102 Dayah

Selasa, 23 Juni 2026 - 21:08 WIB

Sambut Kunjungan Aceh Hijau, DPDA Dukung Peluncuran Program Pemulihan Pascabencana

Minggu, 21 Juni 2026 - 15:47 WIB

Hadapi Ekonomi Moderen, Disdik Dayah Aceh Siapkan 4 Program Prioritas bagi Santri

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:39 WIB

Peringatan Gema Muharram: Muhsin Motivasi Santri Aceh Jadi Generasi Unggul Berakhlak

Selasa, 16 Juni 2026 - 12:46 WIB

Jadikan Aplikasi Alat Ukur Pengabdian, Dinas Pendidikan Dayah Aceh Gelar Pelatihan e-Kinerja untuk 221 PPPK

Berita Terbaru

Pemerintah Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026 yang digelar di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin malam (6/7/2026). Foto : Humas Aceh

Pemerintahan

Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB