Bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Isu Bendera Aceh

- Jurnalis

Rabu, 4 November 2026 - 21:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, T. Irsyadi, bertemu Presiden Prabowo bahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kepentingan Aceh, Rabu (4/11/2026) di Istana Merdeka, Jakarta.

Gubernur Aceh, H. Muzakir Manaf didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh, T. Irsyadi, bertemu Presiden Prabowo bahas sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kepentingan Aceh, Rabu (4/11/2026) di Istana Merdeka, Jakarta.

BERITANANGGROE.com | Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf (Mualem) bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Mualem menyampaikan sejumlah isu strategis yang berkaitan dengan kepentingan dan masa depan masyarakat Aceh.

Didampingi Staf Khusus Gubernur Aceh T. Irsyadi, Mualem membawa beberapa poin utama pembahasan, antara lain keberlanjutan dan optimalisasi Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh, persoalan status Bendera Aceh, kejelasan status kawasan Blang Padang, hingga perkembangan situasi keamanan terkini di Bumi Serambi Mekkah.

Baca Juga :  Pasca Pemulihan Bencana, Wagub Aceh Minta Kemendagri Segera Salurkan Jadup bagi Warga Terdampak

Gubernur Aceh menegaskan bahwa komunikasi dan koordinasi yang berkesinambungan dengan pemerintah pusat menjadi langkah krusial dalam memperjuangkan aspirasi rakyat Aceh. Menurutnya, Dana Otsus memegang peranan vital bagi pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita ingin semua persoalan dan aspirasi Aceh dapat dibicarakan dengan baik bersama pemerintah pusat. Dana Otsus harus terus diperjuangkan keberlanjutannya dan dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat,” ujar Mualem usai pertemuan.

Selain masalah anggaran, Mualem juga menekankan pentingnya penyelesaian isu historis dan sosial, seperti status Bendera Aceh serta legalitas kawasan Blang Padang yang memiliki nilai sejarah tinggi bagi warga Banda Aceh dan sekitarnya.

Baca Juga :  Terima Utusan Menteri Agama, Fadhlullah Dorong Sinergi Program Keagamaan Pusat dan Daerah

Ia berharap hubungan harmonis dan kemitraan antara Pemerintah Daerah Aceh dan Pemerintah Pusat semakin kuat demi menjaga perdamaian serta memacu pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Yang paling utama adalah bagaimana Aceh tetap aman, damai, dan pembangunan berjalan dengan baik. Kita ingin hubungan antara Aceh dan pemerintah pusat semakin kuat demi masa depan masyarakat Aceh,” tutur Mualem.(**)

Berita Terkait

Mualem Desak Pemerintah Pusat, Tiga Persoalan Aceh Segera Diselesaikan
Pj Sekda Ajukan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Ini Fokus Program Pemerintah Aceh
Pj Sekda Aceh dan SKPA Ikuti Bimtek 1.800 Kasus Korupsi Terungkap, Ini Penegasan KPK
Kabut Asap Karhutla Melanda Aceh, Gubernur Mualem Intruksikan Faskes Siaga 24 Jam
Lantik Taufik Sebagai Pj Sekda Aceh, Mualem Tekankan Pentingnya Sinergi dan Pelayanan Publik
Terima Utusan Menteri Agama, Fadhlullah Dorong Sinergi Program Keagamaan Pusat dan Daerah
Perkuat Literasi dan Akselerasi Ekonomi Syariah, Plt Sekda Aceh Buka SYAFIF Goes to Aceh
Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Wagub Aceh Fadhlullah Gelar Pertemuan Strategis Bersama Yusril Ihza Mahendra
Berita ini 34 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 21:21 WIB

Bertemu Presiden Prabowo di Istana Merdeka, Mualem Bahas Dana Otsus hingga Isu Bendera Aceh

Selasa, 3 November 2026 - 12:58 WIB

Mualem Desak Pemerintah Pusat, Tiga Persoalan Aceh Segera Diselesaikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Pj Sekda Ajukan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Ini Fokus Program Pemerintah Aceh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Pj Sekda Aceh dan SKPA Ikuti Bimtek 1.800 Kasus Korupsi Terungkap, Ini Penegasan KPK

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:26 WIB

Kabut Asap Karhutla Melanda Aceh, Gubernur Mualem Intruksikan Faskes Siaga 24 Jam

Berita Terbaru