Selesaikan Sengketa Warga Lewat Adat, Ini Langkah Baru Lembaga Wali Nanggroe

- Jurnalis

Selasa, 4 Agustus 2026 - 22:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITANANGGROE.com | Lembaga Wali Nanggroe menggelar kegiatan Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aula Portola Tiara Hotel, Aceh Barat, Selasa (4/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat sistem peradilan adat serta menghimpun norma dan praktik hukum yang masih berlaku di tengah masyarakat.

PJ Bupati yang diwakili oleh Staf Ahli Bupati Aceh Barat Bidang SDM dan Keistimewaan Aceh, Bukhari, ST, resmi membuka acara yang dihadiri oleh para keuchik (kepala desa), Majelis Adat Aceh (MAA) tingkat kecamatan, dan tokoh masyarakat tersebut.

Baca Juga :  21 Tahun Perdamaian Aceh, Fadhlullah Tekankan Keadilan dan Kesejahteraan Jadi Ukuran Keberhasilan

Kabag Kerjasama dan Humas Lembaga Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk menyusun landasan hukum adat yang komprehensif sekaligus memperkuat peran lembaga adat dalam menyelesaikan sengketa sosial.

Kabupaten Aceh Barat bersama Kabupaten Pidie ditunjuk sebagai daerah percontohan (pilot project) dalam program ini. Kabag Hukum dan Persidangan Keurukon Katibul Wali, Cut Husna, SH, menyampaikan bahwa hasil identifikasi dari kedua wilayah nantinya dikodifikasi menjadi hukum adat tertulis.

Baca Juga :  Paparkan LKPJ di Paripurna DPRA, Muzakir Manaf Urai Capaian Pembangunan 2025

Secara hukum, pelaksanaan peradilan adat di Aceh didukung oleh UU No. 44/1999 dan UU No. 11/2006. Akademisi Dr. Zainal Abidin, SH, M.Si., menambahkan bahwa KUHP baru turut memberikan ruang bagi hukum adat sebagai dasar penyelesaian perkara berbasis kearifan lokal.

Sejumlah masukan dari para peserta akan digunakan untuk menyempurnakan regulasi, seperti qanun atau peraturan gubernur, demi menjamin kepastian hukum peradilan adat di tingkat gampong hingga kabupaten.(**)

Berita Terkait

Respon Permintaan Wali Nanggroe, MA Siapkan Naskah Akademik Pendirian Peradilan Niaga Syariah di Aceh
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
10 Siswa SMPN 4 Peunayong Mual-Mual Usai Santap Ini , RS Kesdam Observasi 24 Jam
Pertama di Indonesia! Bank Aceh dan BI Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Dilantik 21 Oktober, Kepala Madrasah Baru MIN 6 Model Langsung Gelar Maulid Akbar
Jelang Akhir Masa Tugas, Konjen Jepang Jamu Wali Nanggroe Aceh di Medan. Ini yang Dibahas
Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia
Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:27 WIB

Respon Permintaan Wali Nanggroe, MA Siapkan Naskah Akademik Pendirian Peradilan Niaga Syariah di Aceh

Senin, 2 November 2026 - 09:57 WIB

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Pertama di Indonesia! Bank Aceh dan BI Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Dilantik 21 Oktober, Kepala Madrasah Baru MIN 6 Model Langsung Gelar Maulid Akbar

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:52 WIB

Jelang Akhir Masa Tugas, Konjen Jepang Jamu Wali Nanggroe Aceh di Medan. Ini yang Dibahas

Berita Terbaru