Gandeng Mahkamah Agung, Wali Nanggroe Ingin Aceh Jadi Model Peradilan Ekonomi Syariah Nasional

- Jurnalis

Minggu, 19 Juli 2026 - 21:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar

Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar

BERITANANGGROE.com | Wali Nanggroe Aceh, Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, mengusulkan agar Aceh dijadikan proyek percontohan (pilot project) nasional pembentukan Pengadilan Niaga Syariah di bawah lingkungan Peradilan Agama.

Usulan tersebut disampaikan saat dirinya menjadi narasumber dalam Focus Group Discussion (FGD)17/7/2026 penyusunan Naskah Akademik Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pembentukan Pengadilan Khusus Niaga Syariah, Jumat (17/7/2026).

Kabag Kerjasama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, menjelaskan bahwa kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan Mahkamah Agung (MA) RI ini bertujuan merumuskan arah penguatan sistem peradilan ekonomi syariah di Indonesia.

Meski sedang menjalani pemulihan dan fisioterapi ortopedi di Penang, Malaysia, Wali Nanggroe tetap mengikuti jalannya forum tersebut secara daring melalui Zoom Meeting.

Dalam paparannya, Malik Mahmud menegaskan pembentukan lembaga peradilan khusus ini merupakan kebutuhan strategis demi menjamin kepastian hukum di tengah pesatnya pertumbuhan industri halal, perbankan syariah, investasi, dan bisnis berbasis akad syariah nasional. Lembaga ini dituntut tidak hanya menguasai hukum positif, tetapi juga memahami prinsip syariat Islam secara menyeluruh.

Baca Juga :  Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh

“Dengan fondasi kelembagaan, regulasi, dan sosial yang telah dimiliki, Aceh sangat layak menjadi model nasional dalam pengembangan peradilan ekonomi syariah,” ujar Malik Mahmud.

Ia menilai Aceh sebagai daerah yang paling siap karena didukung keberadaan Mahkamah Syar’iyah, payung hukum UU Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh (UUPA), serta berbagai qanun yang sudah berjalan lebih dari dua dekade.

Menurutnya, menunjuk Aceh sebagai pilot project merupakan langkah efisien karena MA tinggal memanfaatkan kelembagaan yang sudah berpengalaman. Model ini bisa diuji, dievaluasi, dan disempurnakan di Aceh sebelum diterapkan secara bertahap di tingkat nasional maupun internasional. Pembentukan pengadilan ini juga dinilai memperkuat kekhususan Aceh dalam bingkai NKRI sesuai semangat Nota Kesepahaman Helsinki.

Baca Juga :  DPRK Banda Aceh Gelar Rapat RDPU , Ini Yang Dibahas

Lembaga Wali Nanggroe Aceh menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dengan MA, baik dalam penyusunan kebijakan maupun implementasinya di lapangan. Sinergi ini diharapkan dapat melahirkan sistem peradilan ekonomi syariah yang modern, profesional, dan akuntabel.

FGD tersebut turut menghadirkan sejumlah tokoh penting, di antaranya Ketua Kamar Agama MA RI Dr. Yasardin, Ketua Komisi III DPR RI Dr. Habiburokhman, Direktur Jenderal Badan Peradilan Agama MA RI Drs. H. Muchlis, Dekan FHUI Dr. Parulian Paidi Aritonang, serta anggota Komisi Fatwa DSN-MUI Dr. Muhajirin Tohir.(**)

Berita Terkait

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree
Pemegang Saham Pengendali Pimpin RUPSLB, Bank Aceh Lakukan Penyesuaian Direksi
Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar
Silaturahmi dengan Insan Pers, Kajati Aceh Paparkan Capaian Kinerja dan Dorong Penegakan Hukum Humanis
Wagub Aceh Bersama Wamendagri Tinjau Langsung Lapangan Blang Padang, Bahas Status dan Pengelolaan Lahan
Tokoh Pendakwah, Tgk Kasem Meukat Ubat Meninggal Dunia di Tanjung Pura
21 Tahun Perdamaian Aceh, Fadhlullah Tekankan Keadilan dan Kesejahteraan Jadi Ukuran Keberhasilan
Bank Aceh Syariah Resmi Mulai Persiapan jadi Bank Devisa
Berita ini 17 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 11:56 WIB

Demi Keselamatan Pengguna Jalan, Tol Padang Tiji–Seulimeum Ditutup Mulai Hari Ini, Pengendara Dialihkan ke Saree

Rabu, 2 September 2026 - 06:30 WIB

Bank Aceh Salurkan Zakat Perusahaan Rp11,94 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 13:21 WIB

Silaturahmi dengan Insan Pers, Kajati Aceh Paparkan Capaian Kinerja dan Dorong Penegakan Hukum Humanis

Rabu, 19 Agustus 2026 - 21:46 WIB

Wagub Aceh Bersama Wamendagri Tinjau Langsung Lapangan Blang Padang, Bahas Status dan Pengelolaan Lahan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:13 WIB

Tokoh Pendakwah, Tgk Kasem Meukat Ubat Meninggal Dunia di Tanjung Pura

Berita Terbaru