Ironis! Aceh Kekurangan Semen, IKADERI: Jangan Sampai Proyek 3 Juta Rumah Terganggu

- Jurnalis

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BERITANANGGROE.Com | Kelangkaan pasokan semen di Aceh dan Sumatera Utara mulai mengganggu pembangunan. Ikatan Dewan Pengembang Rumah Berdikari (IKADERI) meminta pemerintah, produsen, dan distributor segera mengambil langkah agar distribusi kembali normal.

Ketua DPP IKADERI Afwal Winardy, S.T., M.T. menilai kondisi ini ironis. Sebab Aceh merupakan salah satu provinsi yang memiliki pabrik semen.

“Sangat disayangkan. Masa iya daerah penghasil semen justru mengalami kelangkaan. Ini harus jadi perhatian serius semua pihak,” kata Afwal saat meninjau proyek perumahan anggota IKADERI di Aceh Tamiang, Minggu (2/8/2026).

Baca Juga :  Buka Open Donasi Korban Banjir dan Longsor , Seniman Aceh Bergerak

Afwal menjelaskan, 2 bulan terakhir pengembang kesulitan mendapatkan semen. Akibatnya banyak proyek perumahan melambat, biaya konstruksi naik 8-12%, dan jadwal serah terima ke konsumen mundur.

Dampaknya tidak hanya ke pengembang. Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang sudah inden rumah juga ikut dirugikan.

“Kalau ini terus berlanjut, bukan hanya pembangunan yang terhambat. Ribuan tenaga kerja, toko material, supir truk, sampai UMKM ikut kena imbasnya. Efek berganda sektor perumahan ini besar sekali,” ujarnya.

IKADERI mendesak ada koordinasi antara Pemda, Kementerian PUPR, produsen semen, dan distributor untuk mengamankan pasokan di Aceh dan Sumut. Dua provinsi ini merupakan barometer pembangunan perumahan di Sumatera.

Baca Juga :  Ketua Askot PSSI Heri Julius Wacanakan Turnamen Sepakbola Internasional Piala Cakradonya Digelar Kembali

“Harapan kami sederhana. Normalkan pasokan. Beri kepastian ke masyarakat dan jaga iklim investasi. Jangan sampai program 3 Juta Rumah yang jadi Asta Cita Presiden ikut terhambat karena persoalan semen,” tegas Afwal.

Ia menegaskan IKADERI siap duduk bersama semua pihak untuk mencari solusi. Tujuannya satu: memastikan masyarakat MBR tetap bisa memiliki rumah yang layak, berkualitas, dan berkelanjutan.

Berita Terkait

Respon Permintaan Wali Nanggroe, MA Siapkan Naskah Akademik Pendirian Peradilan Niaga Syariah di Aceh
Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748
10 Siswa SMPN 4 Peunayong Mual-Mual Usai Santap Ini , RS Kesdam Observasi 24 Jam
Pertama di Indonesia! Bank Aceh dan BI Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis
Dilantik 21 Oktober, Kepala Madrasah Baru MIN 6 Model Langsung Gelar Maulid Akbar
Jelang Akhir Masa Tugas, Konjen Jepang Jamu Wali Nanggroe Aceh di Medan. Ini yang Dibahas
Wali Nanggroe Aceh Terima Kunjungan MAPIM, Jajaki Kerja Sama Strategis Aceh–Malaysia
Bank Aceh Terima Apresiasi ILO, Perkuat Komitmen Dukung UMKM Aceh Naik Kelas
Berita ini 44 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 11:27 WIB

Respon Permintaan Wali Nanggroe, MA Siapkan Naskah Akademik Pendirian Peradilan Niaga Syariah di Aceh

Senin, 2 November 2026 - 09:57 WIB

Bank Aceh Dorong Perluasan Ekosistem Pembayaran Digital, Merchant QRIS Tembus 25.748

Kamis, 29 Oktober 2026 - 19:42 WIB

10 Siswa SMPN 4 Peunayong Mual-Mual Usai Santap Ini , RS Kesdam Observasi 24 Jam

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:35 WIB

Pertama di Indonesia! Bank Aceh dan BI Aceh Luncurkan Soundbox QRIS Dinamis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Dilantik 21 Oktober, Kepala Madrasah Baru MIN 6 Model Langsung Gelar Maulid Akbar

Berita Terbaru