Wagub Fadhlullah Minta Percepatan Pembangunan Huntap Jadi Prioritas Nasional

- Jurnalis

Selasa, 24 Februari 2026 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE melakukan pertemuan terkait progress Pembangunan Huntara, Huntap & penyaluran DTH Pasca Bencana Hidrometeorologi di Aceh bersama Menko PMK, Mendagri, Mensos di kantor Kemenko PMK, Senin, (23/2/2026). Foto: Humas Aceh.

Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE melakukan pertemuan terkait progress Pembangunan Huntara, Huntap & penyaluran DTH Pasca Bencana Hidrometeorologi di Aceh bersama Menko PMK, Mendagri, Mensos di kantor Kemenko PMK, Senin, (23/2/2026). Foto: Humas Aceh.

BERITANANGGROE.com | Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta pemerintah pusat menetapkan percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) sebagai prioritas nasional dalam penanganan pascabencana banjir dan longsor di Aceh.

Permintaan tersebut disampaikan dalam pertemuan bersama Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, dan Menteri Sosial di Kantor Kemenko PMK, Senin (23/2/2026).

Dalam rapat itu, Fadhlullah menyampaikan kebutuhan huntap di Aceh masih sangat besar dan belum sebanding dengan rencana pembangunan yang tersedia.

Berdasarkan data kebutuhan huntap sesuai Surat Keputusan (SK) Bupati/Wali Kota atau SK BNBA, total rumah rusak dan hilang di Aceh mencapai 246.484 unit. Dari jumlah tersebut, sebanyak 97.936 unit masuk kategori rusak berat dan hilang.

Sementara itu, hingga 18 Februari 2026, rencana pembangunan huntap baru mencapai 9.246 unit atau sekitar 9,4 persen dari total kebutuhan. Adapun usulan Rencana Aksi (Renaksi) Kementerian PUPR/PKP sebanyak 21.590 unit atau sekitar 22 persen dari kebutuhan.

Baca Juga :  Jelang Tradisi Meugang dan Ramadhan Gubernur Aceh Jajaki Percepatan Impor Ternak

“Selisih antara kebutuhan dan rencana pembangunan masih sangat besar. Karena itu, kami meminta dukungan penuh pemerintah pusat agar percepatan pembangunan huntap di Aceh menjadi prioritas nasional,” kata Fadhlullah.

Ia mengusulkan pembangunan dilakukan melalui skema konstruksi paralel, yakni penyediaan lahan, penyusunan detail engineering design (DED), dan pembangunan fisik dilaksanakan secara simultan. Selain itu, pemerintah daerah juga mendorong penguatan peran BUMN Karya dengan pola cluster construction untuk mempercepat realisasi pembangunan.

Fadhlullah juga menekankan pentingnya sinkronisasi dan penetapan satu data (single data) huntap berbasis JITUPASNA, BNBA, serta verifikasi lapangan menyusul terbitnya SK Kemendagri Nomor 300.2.8-168/2026. Data final tersebut, ujarnya, harus menjadi dasar resmi penganggaran agar tidak terjadi tumpang tindih maupun kekurangan alokasi.

Baca Juga :  Harapan Pemerintah Aceh Terkabulkan, Presiden Transfer Rp72,7 Miliar untuk Pembelian Sapi Meugang Masyarakat di Daerah Bencana

Dalam pertemuan itu, ia turut memaparkan progres pembangunan huntap melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Utara. Di Aceh Tamiang, direncanakan pembangunan 500 unit rumah tipe 36 di Desa Tanjung Seumantoh. Sementara di Aceh Utara, ratusan unit rumah tengah memasuki tahap pembersihan dan finalisasi pembebasan lahan.

Wagub juga meminta dukungan anggaran masa transisi bagi pengungsi yang masih menempati hunian sementara (huntara) atau tenda agar segera dapat menempati rumah permanen.

Pertemuan tersebut diharapkan menghasilkan langkah konkret percepatan pembangunan huntap, penyaluran Dana Tunggu Hunian (DTH), serta penguatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Aceh.(**)

Berita Terkait

Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026
Raih WTP Ke-11, BPK Ingatkan Pemerintah Aceh Tetap Waspada Potensi ‘Fraud’
Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh
Terima Audiensi MPU, Wagub Aceh Matangkan Penerapan Hukum Waris Khusus
Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh, ini Isu yang Dibahas
Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA‎
Upaya Pemulihan Aceh Pasca Bencana, Wagub Fadhlullah Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR
Pergub JKA Dicabut, Gubernur Mualem Nyatakan Rakyat Aceh Sudah Bisa Berobat Seperti Biasa
Berita ini 108 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:00 WIB

Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Senin, 22 Juni 2026 - 16:22 WIB

Raih WTP Ke-11, BPK Ingatkan Pemerintah Aceh Tetap Waspada Potensi ‘Fraud’

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:00 WIB

Mualem Minta Mendagri Percepat Pemulihan Sawah dan Infrastruktur Pascabencana di Aceh

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:03 WIB

Terima Audiensi MPU, Wagub Aceh Matangkan Penerapan Hukum Waris Khusus

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:54 WIB

Mualem Sambut Kunjungan Silaturahmi Pimpinan MPU Aceh, ini Isu yang Dibahas

Berita Terbaru

Pemerintah Aceh kembali menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Anugerah Adinata Syariah 2026 yang digelar di Auditorium Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin malam (6/7/2026). Foto : Humas Aceh

Pemerintahan

Aceh Borong Sembilan Penghargaan di Anugerah Adinata Syariah 2026

Selasa, 7 Jul 2026 - 11:00 WIB