Inflasi Aceh Capai 6,94 Persen, Wagub Fadhlullah Minta TPID Perkuat Sinergi dan Pengendalian Harga

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, didampingi Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, memimpin rapat terkait penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Festival Ramadhan 1447 H, Rabu (4/3/2026) di ruang potensi daerah Setda Aceh.

Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah, SE, didampingi Sekretaris Daerah Aceh M Nasir, memimpin rapat terkait penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an dan Festival Ramadhan 1447 H, Rabu (4/3/2026) di ruang potensi daerah Setda Aceh.

BERITANANGGROE.com | Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga menyusul kenaikan inflasi Aceh menjadi 6,94 persen.

Hal itu disampaikan Fadhlullah saat memimpin rapat koordinasi penanganan inflasi, peringatan Malam Nuzulul Qur’an, dan Festival Ramadhan 1447 Hijriah di Ruang Potensi Daerah Setda Aceh, Rabu (4/3/2026).

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka inflasi Aceh pada Februari 2026 tercatat 6,94 persen, meningkat dibanding bulan sebelumnya sebesar 6,69 persen.

“TPID harus terus memperkuat sinergi. Kenaikan ini harus segera direspons melalui langkah konkret stabilisasi harga,” ujar Fadhlullah.

Ia menegaskan, pengendalian harga harus dilakukan melalui pengawasan distribusi bahan pokok serta pelaksanaan operasi pasar guna menjaga daya beli masyarakat.

Dalam rakor tersebut, Wagub juga menginstruksikan Sekretaris Daerah Aceh untuk menyosialisasikan skema bantuan kepada masyarakat terdampak bencana, khususnya terkait hunian sementara (huntara), hunian tetap (huntap), dan mekanisme pendanaan.

Baca Juga :  Tingkatkan Profesionalisme Pejabat, Pemerintah Aceh Gelar Uji Kompetensi

Menurut Fadhlullah, percepatan pemulihan pascabencana membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk masyarakat terdampak. Ia meminta posko informasi diaktifkan kembali guna mempermudah komunikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.

Pemerintah Aceh, lanjutnya, akan menggandeng BPKP dan Kejaksaan untuk memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam pengelolaan anggaran.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, menyampaikan dana Transfer ke Daerah (TKD) sebesar Rp824 miliar telah dikirim pemerintah pusat dan segera disalurkan. Sebagian dana tersebut dialokasikan untuk pemulihan dini pascabencana di Aceh Tamiang, Aceh Timur, Aceh Utara, Pidie, Pidie Jaya, dan Aceh Tengah, termasuk perbaikan jalan dan jembatan.

Ia juga menyebutkan pembangunan hunian sementara telah mencapai lebih dari 60 persen dan ditargetkan rampung 100 persen sebelum Lebaran.

Baca Juga :  Mualem Usul Mutasi Puluhan Pejabat Pemerintah Aceh

Dalam kesempatan yang sama, Fadhlullah mengajak seluruh dinas terkait menjadikan Festival Ramadhan sebagai momentum menampilkan adat dan budaya Islami Aceh kepada masyarakat luas.

Penutupan Festival Ramadhan akan dipusatkan di kompleks Masjid Raya Baiturrahman dan dirangkai dengan peringatan Malam Nuzulul Qur’an serta salat tarawih berjamaah.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Dedi Yuswadi, menambahkan bahwa rangkaian festival juga akan diisi dengan penyerahan sertifikat penetapan Masjid Raya Baiturrahman sebagai Cagar Budaya Nasional.

Selain itu, sejumlah tradisi khas Aceh seperti idang (hidangan berbuka), ie bu peudah (bubur pedas), dan ie bu kanji akan disajikan kepada masyarakat.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda Aceh, perwakilan Kodam Iskandar Muda, BPKP Perwakilan Aceh, serta para kepala satuan kerja perangkat Aceh.(**)

Berita Terkait

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA‎
Upaya Pemulihan Aceh Pasca Bencana, Wagub Fadhlullah Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR
Pergub JKA Dicabut, Gubernur Mualem Nyatakan Rakyat Aceh Sudah Bisa Berobat Seperti Biasa
Perbaiki Data JKA, Mualem Targetkan Layanan Kesehatan Lebih Tepat Sasaran
Pemulihan Pascabencana di Aceh, Gubernur Mualem Minta Pemerintah Pusat Beri Dukungan Penuh
Buka City Expo APEKSI, Pemerintah Aceh Dorong Investasi dan Hilirisasi Industri
Muzakir Manaf Tegaskan JKA Tak Dihapus, Layanan Kesehatan Tetap Aman
Aceh Dorong Dana Otsus 2,5 Persen, Mualem: Itu Angka Minimal
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 09:05 WIB

Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA‎

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:07 WIB

Upaya Pemulihan Aceh Pasca Bencana, Wagub Fadhlullah Perkuat Koordinasi dengan Kemendagri dan Satgas PRR

Jumat, 24 April 2026 - 23:56 WIB

Perbaiki Data JKA, Mualem Targetkan Layanan Kesehatan Lebih Tepat Sasaran

Kamis, 23 April 2026 - 14:01 WIB

Pemulihan Pascabencana di Aceh, Gubernur Mualem Minta Pemerintah Pusat Beri Dukungan Penuh

Selasa, 21 April 2026 - 17:04 WIB

Buka City Expo APEKSI, Pemerintah Aceh Dorong Investasi dan Hilirisasi Industri

Berita Terbaru

Berita Nanggroe

DPRK Banda Aceh Gelar Rapat RDPU , Ini Yang Dibahas

Rabu, 20 Mei 2026 - 14:43 WIB