Plt Sekda Aceh Terima Aspirasi Mahasiswa USK, Tegaskan Pemerintah Terbuka terhadap Kritik

- Jurnalis

Kamis, 10 September 2026 - 22:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Sekda Aceh Taufik menerima mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang menggelar aksi unjuk rasa terkait penanganan pemulihan pascabencana Aceh di halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (10/9/2026)

Plt Sekda Aceh Taufik menerima mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang menggelar aksi unjuk rasa terkait penanganan pemulihan pascabencana Aceh di halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (10/9/2026)

BERITANANGGROE.com | Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Daerah Aceh Taufik menerima aspirasi mahasiswa Universitas Syiah Kuala (USK) yang menggelar unjuk rasa terkait penanganan pemulihan pascabencana Aceh di halaman Kantor Gubernur Aceh, Kamis (10/9/2026) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Taufik menegaskan Pemerintah Aceh terbuka terhadap aspirasi dan kritik masyarakat. Ia memastikan ruang komunikasi tetap terbuka untuk membahas berbagai persoalan dalam proses pemulihan pascabencana.

“Kami tidak eksklusif, kami juga masyarakat biasa. Hanya saja posisi saat ini berbeda, kami diamanatkan di pemerintah untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” kata Taufik.

Menurut Taufik, Pemerintah Aceh bersama seluruh pihak memiliki tujuan yang sama, yakni mempercepat pemulihan kehidupan masyarakat setelah bencana. Upaya tersebut mencakup sejumlah sektor penting, di antaranya pendidikan, kesehatan, dan penyediaan hunian.

“Dalam pemulihan pascabencana, sama-sama kita ingin berjalan cepat di semua sektor kehidupan, baik pendidikan, kesehatan maupun rumah hunian,” ujarnya.

Baca Juga :  Pemulihan Pascabencana Aceh Masuk Tahap Baru, Dokumen R3P Resmi Diserahkan ke Pemerintah Pusat

Taufik mengatakan Pemerintah Aceh sebelumnya telah menggelar pertemuan dengan seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) untuk mengevaluasi sekaligus mendorong percepatan penanganan pascabencana.

Selain itu, komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota akan diperkuat agar berbagai persoalan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

“Kami beberapa hari lalu duduk bersama semua SKPA. Kami akan bangun komunikasi yang intensif dengan kabupaten/kota,” katanya.

Taufik mengakui Pemerintah Aceh tidak dapat bekerja sendiri dalam proses pemulihan. Karena itu, pemerintah membuka komunikasi dengan berbagai pihak untuk mendapatkan masukan dan mencari solusi atas persoalan yang masih terjadi di lapangan.

“Kami sadar bukan super power. Kami buka komunikasi dengan semua pihak,” ujarnya.

Untuk memperkuat akses informasi publik, Pemerintah Aceh juga telah membuka posko yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk memperoleh informasi terkait perkembangan penanganan pascabencana.

“Kami juga sudah buka posko untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Ini niat baik yang akan kami kawal dan laksanakan,” kata Taufik.

Baca Juga :  Pertumbuhan Ekonomi Aceh Diproyeksi Makin Menguat, Sekda Aceh: Jaga Momentum Pemulihan Ekonomi

Ia berharap komunikasi antara pemerintah dan mahasiswa tidak berhenti pada aksi penyampaian aspirasi tersebut. Menurutnya, kritik dan masukan mahasiswa dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk mengawal proses pemulihan Aceh.

“Saya harap komunikasi kita terus berlanjut. Besar harapan kami, seperti disampaikan gubernur, agar terus membuka komunikasi dalam penanganan bencana,” ujarnya.

Dalam aksi tersebut, mahasiswa USK menyampaikan sejumlah temuan dan tuntutan terkait kondisi pemulihan pascabencana di Aceh.

Ketua BEM USK menyampaikan hasil observasi mahasiswa di sejumlah daerah, termasuk Gayo Lues. Berdasarkan hasil pemantauan tersebut, mahasiswa masih menemukan infrastruktur dan sarana pendidikan yang rusak akibat bencana dan belum sepenuhnya tertangani.

Mahasiswa menilai kondisi tersebut perlu menjadi perhatian serius pemerintah karena pemulihan sektor pendidikan berkaitan langsung dengan keberlangsungan aktivitas belajar mengajar.(**)

Berita Terkait

Pj Sekda Ajukan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Ini Fokus Program Pemerintah Aceh
Pj Sekda Aceh dan SKPA Ikuti Bimtek 1.800 Kasus Korupsi Terungkap, Ini Penegasan KPK
Kabut Asap Karhutla Melanda Aceh, Gubernur Mualem Intruksikan Faskes Siaga 24 Jam
Lantik Taufik Sebagai Pj Sekda Aceh, Mualem Tekankan Pentingnya Sinergi dan Pelayanan Publik
Terima Utusan Menteri Agama, Fadhlullah Dorong Sinergi Program Keagamaan Pusat dan Daerah
Perkuat Literasi dan Akselerasi Ekonomi Syariah, Plt Sekda Aceh Buka SYAFIF Goes to Aceh
Perkuat Sinergi Pusat-Daerah, Wagub Aceh Fadhlullah Gelar Pertemuan Strategis Bersama Yusril Ihza Mahendra
Wagub Aceh Fadhlullah Usulkan Penyediaan Alat Berat untuk Daerah Rawan Banjir
Berita ini 19 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:15 WIB

Pj Sekda Ajukan APBA 2027 Rp10,37 Triliun, Ini Fokus Program Pemerintah Aceh

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:52 WIB

Pj Sekda Aceh dan SKPA Ikuti Bimtek 1.800 Kasus Korupsi Terungkap, Ini Penegasan KPK

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:12 WIB

Lantik Taufik Sebagai Pj Sekda Aceh, Mualem Tekankan Pentingnya Sinergi dan Pelayanan Publik

Selasa, 13 Oktober 2026 - 11:47 WIB

Terima Utusan Menteri Agama, Fadhlullah Dorong Sinergi Program Keagamaan Pusat dan Daerah

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Perkuat Literasi dan Akselerasi Ekonomi Syariah, Plt Sekda Aceh Buka SYAFIF Goes to Aceh

Berita Terbaru