Wagub Aceh dan Menko Pangan Tinjau Koperasi Desa Merah Putih di Banda Aceh

- Jurnalis

Kamis, 18 September 2025 - 15:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Aceh H.Fadhlullah, S.E., mendampingi Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberi keterangan kepada wartawan saat meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Geuceu Komplek, Banda Aceh, Kamis (18/9/2025). Foto: Biro Adpim Setda Aceh.

Wakil Gubernur Aceh H.Fadhlullah, S.E., mendampingi Menko Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, memberi keterangan kepada wartawan saat meninjau Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Geuceu Komplek, Banda Aceh, Kamis (18/9/2025). Foto: Biro Adpim Setda Aceh.

BERITANANGGROE.com | Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, mendampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Pangan, Zulkifli Hasan, meninjau aktivitas Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Gampong Geuceu Komplek, Kecamatan Banda Raya, Kota Banda Aceh, pada Kamis (18/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, Zulkifli Hasan menyampaikan apresiasinya terhadap KDMP yang dinilai sangat lengkap dan produktif. Ia menyoroti keberadaan gerai sembako, kebun anggur, pertanian, hingga budidaya ikan yang dikelola secara terpadu oleh masyarakat desa.

Baca Juga :  Wagub, Pangdam IM dan Kapolda Hadiri Sarasehan Kebangsaan di Gedung MPR

“Masyarakat kreatif seperti di sini harus kita dukung. Ada gerai sembako, ada pertanian, ada pengembangan anggur. Jika ini dikelola terus-menerus, maka produktivitas akan meningkat, seperti yang dulu dilakukan Taiwan dan Tiongkok,” ujar Zulkifli Hasan.

KDMP merupakan program pemerintah yang bertujuan mendorong produktivitas masyarakat desa sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi lokal.

Baca Juga :  Mualem Dukung Petani Cabai dan Nilam untuk Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Ekonomi

Zulkifli juga menyebutkan bahwa pemerintah telah mengalokasikan dana sebesar Rp200 triliun ke seluruh Bank Himbara guna mendukung program koperasi desa. Untuk Aceh, penyaluran dana dilakukan melalui Bank Syariah Indonesia (BSI). Setiap KDMP dapat mengajukan pinjaman maksimal sebesar Rp3 miliar.

“Dananya sudah tersedia di bank. Mudah-mudahan dalam dua hingga tiga hari ke depan, proposal sederhana dari koperasi bisa diajukan,” tambahnya.(**)

Berita Terkait

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun
Mengapa Kawasan Bebas Sabang Sulit Maju? Lembaga Wali Nanggroe Ungkap Hambatan Utamanya
Dinilai Ancam Usaha Milik Rakyat, Wakil Ketua Komisi III DPRA Minta Pemerintah Evaluasi Izin Indomaret dan Alfamart
Dorong Pertumbuhan dan Kebijakan Ekonomi Daerah, Gubernur Aceh Lantik Dewan Ekonomi, Ini susunan nama-nama DEA
Gubernur Mualem: Penataan Tambang Ilegal untuk Kelestarian Lingkungan dan Peningkatan PAA
Mualem Dukung Petani Cabai dan Nilam untuk Kendalikan Inflasi dan Tingkatkan Ekonomi
Perusahaan Migas Rusia Sampaikan Minat Investasi di Aceh
RUPSLB Tetapkan Fadhil Ilyas sebagai Direktur Utama Bank Aceh Syariah
Berita ini 111 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:43 WIB

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:12 WIB

Mengapa Kawasan Bebas Sabang Sulit Maju? Lembaga Wali Nanggroe Ungkap Hambatan Utamanya

Minggu, 8 Maret 2026 - 14:53 WIB

Dinilai Ancam Usaha Milik Rakyat, Wakil Ketua Komisi III DPRA Minta Pemerintah Evaluasi Izin Indomaret dan Alfamart

Jumat, 10 Oktober 2025 - 14:03 WIB

Dorong Pertumbuhan dan Kebijakan Ekonomi Daerah, Gubernur Aceh Lantik Dewan Ekonomi, Ini susunan nama-nama DEA

Rabu, 1 Oktober 2025 - 09:46 WIB

Gubernur Mualem: Penataan Tambang Ilegal untuk Kelestarian Lingkungan dan Peningkatan PAA

Berita Terbaru