BERITANANGGROE.com | Tim Relawan Anies P-24 Aceh menggelar rapat konsolidasi di Sentra Kopi Batoh, Banda Aceh, Selasa (18/8/2026). Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya melanjutkan konsolidasi relawan yang telah terbentuk sejak 2022.
Ketua Harian Tim Relawan Anies P-24, H. T. Zuliny, S.E., mengatakan pertemuan tersebut merupakan ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi untuk memperkuat komitmen relawan dalam mengawal gagasan perubahan yang mereka kaitkan dengan Anies Baswedan.
“Silaturahmi hari ini merupakan lanjutan dari pertemuan yang telah kita lakukan sejak Tim KSB Relawan P-24 terbentuk pada 2022. Tim kami tetap eksis memperjuangkan Anies, walaupun belum menjadi takdir Allah untuk menang. Indonesia hari ini membutuhkan figur pemimpin yang mampu membawa perubahan,” kata Zuliny.
Sekitar 40 peserta dari berbagai latar belakang hadir dalam pertemuan tersebut. Di antaranya Drs. H. Tgk. A. Rahman TB, LT, Tgk. Basri Usman, Cut Linda, dan H. Khairuddin.
Zuliny mengatakan relawan P-24 akan melanjutkan konsolidasi dan penggalangan dukungan untuk Anies Baswedan menuju Pemilihan Presiden 2029.
“Kami akan terus berjuang untuk Indonesia perubahan. Kami yakin Anies Baswedan mampu membawa perubahan jika Allah menghendakinya,” ujarnya.
Menurut Zuliny, konsolidasi berikutnya akan membahas program kerja serta strategi pemenangan setelah Ketua Tim Relawan, Mulyadi, kembali dari luar negeri. Pihaknya juga akan melakukan restrukturisasi kepengurusan karena sejumlah anggota tim sebelumnya telah meninggal dunia.
“Tim yang hadir hari ini merupakan relawan pemenangan Anies pada Pemilu 2024. Tim ini akan dikukuhkan kembali untuk pemenangan Anies Baswedan pada Pemilu 2029. Karena ada beberapa anggota yang telah meninggal dunia, dalam waktu dekat akan dilakukan penyegaran struktur,” katanya.
Zuliny menegaskan pihaknya masih memiliki waktu untuk memperluas konsolidasi ke seluruh Aceh. Ia menyebut relawan akan terus membangun komunikasi dengan tokoh masyarakat dan elemen pendukung lainnya.
“Kami akan terus bekerja bersama tokoh masyarakat Aceh untuk menggalang dukungan. Waktu kita cukup untuk melakukan konsolidasi ke seluruh Aceh,” pungkasnya.(*)












