Mualem dan Fadhlullah serta Forkopimda Aceh Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat-Daerah

- Jurnalis

Senin, 2 Februari 2026 - 22:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalami Gubernur Aceh, Muzakir Manaf disela-sela mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat & Daerah Tahun 2026 di Sentul, Senin (2/2/2026). Foto: Biro Adpim Setda Aceh.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyalami Gubernur Aceh, Muzakir Manaf disela-sela mengikuti Rakornas Pemerintah Pusat & Daerah Tahun 2026 di Sentul, Senin (2/2/2026). Foto: Biro Adpim Setda Aceh.

BERITANANGGROE.com | Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), bersama Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 yang berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Bogor, Senin (2/2/2026).

Rakornas yang mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas Tahun 2045”.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian selaku penyelenggara kegiatan, para menteri Kabinet Merah Putih, seluruh kepala dan wakil kepala daerah, serta jajaran Forkopimda se-Indonesia.

Kehadiran Mualem dan Fadhlullah pada Rakornas ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Aceh dan Forkopimda Aceh untuk terus memperkuat sinergi dan keselarasan kebijakan dengan pemerintah pusat dalam rangka mendukung pelaksanaan program prioritas nasional di Provinsi Aceh.

Baca Juga :  Kejati Aceh Tetapkan Sekda Aceh Jaya dan Dua Orang Lainnya Menjadi Tersangka, Ini Kasusnya

Dalam amanatnya, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengingatkan seluruh jajaran pemerintahan, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk senantiasa waspada dan memahami berbagai tantangan global yang terus berkembang.

Presiden menekankan pentingnya kesiapsiagaan, kerja sama, dan persatuan dalam menghadapi dinamika global, sehingga stabilitas nasional dan pembangunan menuju Indonesia Emas 2045 dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Lebih lanjut, Presiden juga menyampaikan bahwa Program MBG terus digalakkan dan dalam waktu dekat akan meresmikan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).

Ia mendorong Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah untuk menggerakkan seluruh elemen masyarakat, termasuk ASN dan siswa sekolah, agar rutin melakukan pembersihan sampah di lingkungan sekolah, tempat wisata, maupun tempat kerja, “sampah itu bencana, sampah itu penyakit, kita harus menyatakan perang terhadap sampah,” tegasnya.

Baca Juga :  Perpanjang Dana Otsus, Wagub Aceh Gelar Pertemuan di Dua Kementerian

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dalam laporannya menyampaikan bahwa penyelenggaraan Rakornas ini merupakan arahan langsung dari Presiden Republik Indonesia.

Tito Karnavian menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan langkah dan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah agar seluruh agenda pembangunan nasional dapat berjalan selaras dan berkesinambungan

Melalui Rakornas ini, diharapkan terbangun kesamaan visi dan langkah nyata antara pemerintah pusat dan daerah, termasuk Pemerintah Aceh, dalam memperkuat pelaksanaan program-program prioritas nasional.

Selain itu juga sekaligus melakukan program pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat Aceh.(**)

Berita Terkait

Bongkar Jaringan Meterai Palsu di 5 Provinsi, Negara Selamat dari Kerugian Rp1 Triliun
Partai Gelora bentuk Desk Verpol Target rampung verifikasi Desember 2027 untuk maju di Pemilu 2029.
Mualem Bertemu Hashim Djojohadikusumo, Bahas Hilirisasi Gas Blok Andaman dan Investasi Aceh
Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Hari Sabtu 21 Maret 2026
Hadiri Rapat Menteri, Wagub Aceh Desak Percepatan Huntara dan Huntap Pascabencana
Wagub Aceh Hadiri Rakor Program Perumahan Bersama Mendagri di Jakarta
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadhan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026
Jumlah Korban Sangat Besar, Komisi VIII DPR-RI Desak Pemerintah Pusat Tetapkan Banjir Aceh sebagai Bencana Nasional
Berita ini 117 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Bongkar Jaringan Meterai Palsu di 5 Provinsi, Negara Selamat dari Kerugian Rp1 Triliun

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:34 WIB

Partai Gelora bentuk Desk Verpol Target rampung verifikasi Desember 2027 untuk maju di Pemilu 2029.

Kamis, 30 Juli 2026 - 11:02 WIB

Mualem Bertemu Hashim Djojohadikusumo, Bahas Hilirisasi Gas Blok Andaman dan Investasi Aceh

Kamis, 19 Maret 2026 - 21:22 WIB

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh Hari Sabtu 21 Maret 2026

Jumat, 27 Februari 2026 - 23:51 WIB

Hadiri Rapat Menteri, Wagub Aceh Desak Percepatan Huntara dan Huntap Pascabencana

Berita Terbaru